Kerjasama Dalam Negeri

 
JAKARTA - Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menggagas perpanjangan kerja sama antar perguruan tinggi seni di Indonesia dalam upaya menyukseskan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Acara ini digelar pada Rabu (02/06/21) pukul 19.00 hingga 21.00 WIB di Hotel Menara Peninsula, Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 78, Slipi, Jakarta Barat. Beberapa perguruan tinggi seni yang berpartisipasi dalam penandatanganan kerja sama ini diantaranya adalah ISBI Bandung, ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, ISI Denpasar, ISBI Aceh, ISBI Tanah Papua, ISI Padangpanjang, dan STKW Surabaya.

Pada kesempatan hari itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng hadir untuk memberikan apresiasi kepada para perguruan tinggi seni yang penuh kekompakan melakukan pertemuan untuk membahas perpanjangan kerja sama. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi seni diperlukan untuk meningkatkan daya cipta dan kreasi suatu bangsa.


“Kita saat ini di era dimana ekonomi dunia semakin berinovasi dan peran seni menjadi sangat penting. Esensi dari seni dan budaya itu sendiri adalah daya cipta dan kreasi yang dikembangkan oleh suatu bangsa. Maka dari itu, perkawinan silang sangat diperlukan dalam hal itu. Perkawinan yang saat ini dilaksanakan antar Institut seni dan budaya sudah cukup baik tetapi perkawinan antara Institut seni dan budaya dengan perguruan tinggi lain lebih baik mulai dibangun,” ungkapnya. 

Beliau juga mengatakan bahwa ekonomi inovasi akan menguat ketika pola cipta dan rasa diasah. Maka dari itu, Institut seni jika dikolaborasikan dengan Institut engineering maka hal itu bisa lebih kuat untuk dibawa ke panggung dunia. 

Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., juga memiliki kesempatan untuk hadir pada acara malam itu. Pada pidato sambutannya, beliau mengatakan bahwa kolaborasi daya kreasi antar perguruan tinggi seni ini harus menghasilkan produk yang mampu memperkuat seni dan budaya di Indonesia. 


Mindset kita berkolaborasi menciptakan suatu daya kreasi bersama ya ujungnya produk. Produk ini harus punya value yang membuat Indonesia memimpin produk-produk seni dan budaya. Bagaimana kita memimpin dunia kalau orang Indonesia belum melihat produk kita,” ungkapnya.

Selain itu, beliau mengaku sependapat dengan perkataan Dirjen Dikti terkait kolaborasi antara perguruan tinggi seni dan perguruan tinggi lainnya yang harus sudah mulai dipikirkan untuk kedepannya. 

“Salah satu contoh film saya yang berjudul Tengkorak yang merupakan kolaborasi antara UGM dan ISI Yogyakarta merupakan contoh jika mahasiswa seni dan mahasiswa teknik dikolaborasikan dapat menciptakan suatu produk yang menjadi viral dan menginspirasi," tambahnya. 

Prof. Dr. Een Herdiani, S.Sen, M.Hum. selaku Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi (BKSPT) Seni Indonesia sekaligus Rektor ISBI Bandung mengatakan bahwa acara ini digelar untuk memperpanjang MoU antar perguruan tinggi seni yang sedang berjalan dan telah habis masanya. Beliau juga mengaku menyetujui saran Dirjen Dikti dan Dirjen Pendidikan Vokasi terkait kolaborasi antar perguruan tinggi lain yang harus dilaksanakan dan berharap inisiasi tersebut dapat dilaksanakan secepatnya.

Dalam kesempatan itu, beliau juga memaparkan beberapa program MBKM yang sedang berjalan diantaranya adalah Kedai Reka, Kompetensi Dosen, dan Festival Kesenian Indonesia (FKI).


“Secara bertahap kami mencoba untuk melakukan program MBKM. Adapun beberapa program yang masih bisa kita kejar adalah Kedai Reka sampai akhir Juni ini. Dalam program tersebut kita mencoba berkolaborasi tidak hanya dengan perguruan tinggi seni saja tetapi juga dengan dunia usaha, perguruan tinggi yang lain, dan bidang lainnya. Lalu, yang kedua adalah program kompetensi dosen. Apakah mungkin nanti ada pertimbangan khusus mengenai persyaratan bagi perguruan tinggi seni di Indonesia, mengingat dosen perguruan tinggi seni memiliki kekhasan tersendiri. Terakhir, FKI tahun 2020 tidak bisa dilaksanakan karena masa awal pandemi. Namun, InsyaAllah di tahun 2021 ini dapat dilakukan secara daring meskipun kita akan mencoba secara hybrid," katanya. 

Beliau juga mengatakan bahwa target FKI tahun ini adalah mahasiswa. Setiap prodi mencoba membuat perlombaan sehingga menciptakan mahasiswa yang memiliki prestasi nasional. Diharapkan inisiasi tersebut mendapat bantuan atau dukungan dari pusat prestasi nasional.

 
Proses penandatanganan MoU antar perguruan tinggi seni dilakukan secara serentak. Penandatanganan MoU ini dilakukan secara langsung oleh rektor masing-masing perguruan tinggi seni kecuali rektor dari ISI Surakarta, ISI Yogyakarta, dan STKW Surabaya yang mana ketiga rektor tersebut berhalangan hadir sehingga penandatangan kerja sama dilakukan secara desk to desk. Pada kesempatan ini hadir pula Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang juga merupakan salah satu perguruan tinggi seni di Indonesia dan termasuk dalam anggota BKSPT Seni yang telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan ISBI Bandung di tanggal 21 April lalu. 

Adapun ruang lingkup kerjasama yang tertuang dalam perjanjian kerja sama antara antara 8 perguruan tinggi seni diantaranya: Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi meliputi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat; Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka; Peningkatan Sumber Daya Manusia; dan Kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.

Setelah sesi penandatanganan MoU antar perguruan tinggi seni berakhir, terdapat sesi diskusi antara Dirjen Dikti dan Dirjen Pendidikan Vokasi dengan perguruan tinggi seni yang dimoderatori langsung oleh Ketua BKSPT Seni. 

 
Pada sesi diskusi ini, masing-masing rektor dari perguruan tinggi seni mengajukan pertanyaan atau menyampaikan aspirasinya kepada Dirjen Dikti dan Dirjen Pendidikan Vokasi. Kemudian, Dirjen Dikti dan Dirjen Pendidikan Vokasi memberikan jawaban mengenai pengusulan program studi vokasi, pelaksanaan program MBKM, pengusulan SOTK, perwujudan ISBI Kalimantan Timur dan ISBI Sulawesi Selatan, dan karya-karya FKI.

Pada intinya, Dirjen Dikti memaparkan bahwa kerja sama ini akan menjadi tonggak perluasan untuk mencapai tujuan bersama, terutama yang berkaitan dengan implementasi Program Merdeka Belajar -  Kampus Merdeka (MBKM). Beliau juga mengatakan bahwa jika kerja sama ini diperluas ke Perguruan Tinggi lainnya maka hal tersebut dapat menghasilkan karya-karya yang luar biasa. 

Menyetujui perkataan Dirjen Dikti, Dirjen Pendidikan Vokasi menambahkan bahwa perjanjian kerja sama ini merupakan suatu kesempatan yang baik yang harus dimanfaatkan setiap orang. Demi mencapai hal tersebut maka mindset yang ditanamkan perlu sejalan dengan cita-cita yang ingin dicapai. **

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Angklung dan Musik Bambu
  • Seni Tari Sunda

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Lembaga


Unit Pelaksana Teknis

  • UPT Perpustakaan
  • UPT Teknologi Informasi
  • UPT Ajang Gelar dan Busana Pertunjukan
  • UPT Kantor Urusan Internasional

Biro Akademik dan Umum

  • Bag. Akademik dan Kemahasiswaan
    • Subbag. Akademik
    • Subbag. Kemahasiswaan
  • Bag. Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat
    • Subbag. Perencanaan
    • Subbag. Kerja sama dan Hubungan Masyarakat
  • Bagian Umum dan Keuangan
    • Subbag. Keuangan
    • Subbag. Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian
    • Subbag. Rumah Tangga dan Barang Milik Negara